Rasa apa ini?
Yang memenuhi selasar hatiku dengan kental
Dalam pekat yang menyisakan manis dalam getir keraguan
Menjebakku dengan jutaan tanya yang menggaung ke langit-langit jiwakuAku tergugu…
Meraba getar-getar halus yang menyenandungkan nada yang ingin kulupa…
Rasa apa ini?
Yang menyelusup perlahan di antara kesadaranku
Mengendap-endap mengikuti jejakku
Sedikit demi sedikit merajut helaian asa di sudut hatiku yang sepi
Bertahta di sana dalam kesederhanaannya
Merengkuhku begitu saja dengan kehangatan
Tuhan,Aku tak berharap rasa ini
Aku tak mau rasa ini terkecap ada
Aku bahkan tak berani menyentuhnya saat takdir menuangkannya dalam cangkir harapan
Kenapa ia harus menyuguhkannya ke depan mataku yang letih?
Duh….tapi aroma manisnya tersedu begitu saja olehku…
Mengaliri setiap sel darahku dengan ingin…
Menjeratku dalam harap akan rindu…
Tuhan,Kenapa kubiarkan aku tergoda mencicipinya?
Membiarkan lembutnya membasuh dahagaku
Memenuhi hariku dengan tawa berderai yang kukira telah tiada
Mempermanis bibirku dengan senyuman yang mencerahkan dunia
Mengajariku untuk percaya lagi pada mimpi….
Dan kini, aku bertanya lagi…
Rasa apa ini?
Yang menyesakkan dadaku…
Yang mencabut separuh nafasku dalam pilu yang tak kumau…
Meneteskan bening haru melihat kepergian…
Ya Tuhan, aku kehilangan….
Kadang-kadang, aku tak selalu tahu, dorongan apa yang membuatku melakukan sesuatu dalam hidup ini….Aku hanya tahu bahwa hidup adalah serangkaian pilihan..
Dan aku terlalu takut untuk memilih kemungkinan terluka lagi…
Tapi….Senja itu, saat tatapnya menikamku dengan ketulusan
Tanpa kusadari telah kubiarkan rasa itu meraja…
Sesuatu dalam hatiku bertaut dengannyaRasa yang terasa begitu dekat, dan menimbulkan bunyi klik pelan…Terkunci. …Hatiku sudah terkunci dan ia menghilangkan anak kuncinya…
Dan kesadaran itu datang bersama keyakinanku pada-Mu
Untuk apa aku takut pada bayang-bayang?
Bila Kau sudah menuliskan kisah yang terbaik untukku bahkan sebelum aku ada
Bagaimana aku mengira akan bisa mencegah badai, menentang ombak atau menahan kaca yang hendak pecah?
Bagaimana aku mengira akan bisa membuat siang menjadi malam, menghentikan waktu atau menerbitkan matahari?
Aku hanya perlu meyakini satu hal saja…
Bahwa fajar akan datang setelah malam yang panjang…
Bahwa badai yang sehebat apapun akan berlalu….
Bahwa Tuhan lebih tahu apa yang terbaik untukku…
Dan bila rasa itu yang terbaik untuk ada….
Aku akan menempatkannya pada tempat terbaik di hatiku sebagai rasa syukur….
(Ambillah apa yang Kuberikan padamu dan jadilah orang yang bersyukur (Q.S. Al A’raf 144))
Sabtu, 24 Maret 2012
Selasa, 31 Januari 2012
KETIKA HABIBIE MENANGIS
Kunjungan BJ Habibie ke Kantor Manajemen Garuda Indonesia
Garuda City Complex, Bandara Soekarno-Hatta
12 Januari 2012
Pada
usianya 74 tahun, mantan Presiden RI, BJ Habibie secara mendadak
mengunjungi fasilitas Garuda Indonesia didampingi oleh putra sulung,
Ilham Habibie dan keponakannya(?), Adri Subono, juragan Java Musikindo.
Kunjungan
beliau dan rombongan disambut oleh President & CEO, Bapak Emirsyah
Satar disertai seluruh Direksi dan para VP serta Area Manager yang
sedang berada di Jakarta.
Dalam kunjungan ini, diputar
video mengenai Garuda Indonesia Experience dan presentasi perjalanan
kinerja Garuda Indonesia sejak tahun 2005 hingga tahun 2015 menuju
Quantum Leap.
Sebagai “balasan” pak Habibie memutarkan
video tentang penerbangan perdana N250 di landasan bandara Husein
Sastranegara, IPTN Bandung tahun 1995 (tujuh belas tahun yang lalu!).
Entah, apa pasalnya dengan memutar video ini?
Video N250 bernama Gatotkaca terlihat roll-out kemudian tinggal landas secara mulus di-
escort
oleh satu pesawat latih dan sebuah pesawat N235. Pesawat N250 jenis
Turboprop dan teknologi glass cockpit dengan kapasitas 50 penumpang
terus mengudara di angkasa Bandung.
Dalam video tsb,
tampak para hadirin yang menyaksikan di pelataran parkir, antara lain
Presiden RI Bapak Soeharto dan ibu, Wapres RI bapak Soedarmono, para
Menteri dan para pejabat teras Indonesia serta para teknisi IPTN. Semua
bertepuk tangan dan mengumbar senyum kebanggaan atas keberhasilan
kinerja N250. Bapak Presiden kemudian berbincang melalui radio
komunikasi dengan pilot N250 yang di udara, terlihat pak Habibie mencoba
mendekatkan telinganya di headset yang dipergunakan oleh Presiden
Soeharto karena ingin ikut mendengar dengan pilot N250.
N250 sang Gatotkaca kembali pangkalan setelah melakukan pendaratan mulus di landasan..................
Di hadapan kami, BJ Habibie yang berusia 74 tahun menyampaikan cerita yang lebih kurang sbb:
“Dik,
anda tahu..............saya ini lulus SMA tahun 1954!” beliau membuka
pembicaraan dengan gayanya yang khas penuh semangat dan memanggil semua
hadirin dengan kata “Dik” kemudian secara lancar beliau
melanjutkan.................“Presiden Soekarno, Bapak Proklamator RI,
orator paling unggul, .......itu sebenarnya memiliki visi yang luar
biasa cemerlang! Ia adalah Penyambung Lidah Rakyat! Ia tahu persis
sebagai Insinyur.........Indonesia dengan geografis ribuan pulau,
memerlukan penguasaan Teknologi yang berwawasan nasional yakni Teknologi
Maritim dan Teknologi Dirgantara. Kala itu, tak ada ITB dan tak ada
UI. Para pelajar SMA unggulan berbondong-bondong disekolahkan oleh
Presiden Soekarno ke luar negeri untuk menimba ilmu teknologi Maritim
dan teknologi dirgantara. Saya adalah rombongan kedua diantara ratusan
pelajar SMA yang secara khusus dikirim ke berbagai negara. Pendidikan
kami di luar negeri itu bukan pendidikan kursus kilat tapi sekolah
bertahun-tahun sambil bekerja praktek. Sejak awal saya hanya tertarik
dengan ‘how to build commercial aircraft’ bagi Indonesia. Jadi
sebenarnya Pak Soeharto, Presiden RI kedua hanya melanjutkan saja
program itu, beliau juga bukan pencetus ide penerapan ‘teknologi’
berwawasan nasional di Indonesia. Lantas kita bangun
perusahaan-perusahaan strategis, ada PT PAL dan salah satunya adalah
IPTN.
Sekarang Dik,............anda semua lihat
sendiri..............N250 itu bukan pesawat asal-asalan dibikin! Pesawat
itu sudah terbang tanpa mengalami ‘Dutch Roll’ (istilah penerbangan
untuk pesawat yang ‘oleng’) berlebihan, tenologi pesawat itu sangat
canggih dan dipersiapkan untuk 30 tahun kedepan, diperlukan waktu 5
tahun untuk melengkapi desain awal, satu-satunya pesawat turboprop di
dunia yang mempergunakan teknologi ‘Fly by Wire’ bahkan sampai hari ini.
Rakyat dan negara kita ini membutuhkan itu! Pesawat itu sudah terbang
900 jam (saya lupa persisnya 900 atau 1900 jam) dan selangkah lagi
masuk program sertifikasi FAA. IPTN membangun khusus pabrik pesawat
N250 di Amerika dan Eropa untuk pasar negara-negara itu.Namun, orang
Indonesia selalu saja gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri
‘apa mungkin orang Indonesia bikin pesawat terbang?’
Tiba-tiba, Presiden memutuskan agar IPTN ditutup dan begitu pula dengan industri strategis lainnya.
Dik
tahu................di dunia ini hanya 3 negara yang menutup industri
strategisnya, satu Jerman karena trauma dengan Nazi, lalu Cina (?) dan
Indonesia.............
Sekarang, semua tenaga ahli
teknologi Indonesia terpaksa diusir dari negeri sendiri dan mereka
bertebaran di berbagai negara, khususnya pabrik pesawat di Bazil,
Canada, Amerika dan Eropa................
Hati siapa yang tidak sakit menyaksikan itu semua.....................?
Saya
bilang ke Presiden, kasih saya uang 500 juta Dollar dan N250 akan
menjadi pesawat yang terhebat yang mengalahkan ATR, Bombardier, Dornier,
Embraer dll dan kita tak perlu tergantung dengan negara manapun.
Tapi
keputusan telah diambil dan para karyawan IPTN yang berjumlah 16 ribu
harus mengais rejeki di negeri orang dan gilanya lagi kita yang beli
pesawat negara mereka!”
Pak Habibie menghela nafas.......................
Ini pandangan saya mengenai cerita pak Habibie di atas;
Sekitar
tahun 1995, saya ditugaskan oleh Manager Operasi (JKTOF) kala itu,
Capt. Susatyawanto untuk masuk sebagai salah satu anggota tim Airline
Working Group di IPTN dalam kaitan produksi pesawat jet sekelas B737
yang dikenal sebagai N2130 (kapasitas 130 penumpang). Saya bersyukur,
akhirnya ditunjuk sebagai Co-Chairman Preliminary Flight Deck Design
N2130 yang langsung bekerja dibawah kepala proyek N2130 adalah Ilham
Habibie. Kala itu N250 sedang uji coba terus-menerus oleh penerbang test
pilot (almarhum) Erwin. Saya turut mendesain rancang-bangun kokpit
N2130 yang serba canggih berdasarkan pengetahuan teknis saat
menerbangkan McDonnel Douglas MD11. Kokpit N2130 akan menjadi mirip MD11
dan merupakan kokpit pesawat pertama di dunia yang mempergunakan LCD
pada panel instrumen (bukan CRT sebagaimana kita lihat sekarang yang ada
di pesawat B737NG). Sebagian besar fungsi tampilan layar di kokpit
juga mempergunakan “track ball atau touch pad” sebagaimana kita lihat
di laptop. N2130 juga merupakan pesawat jet single aisle dengan head
room yang sangat besar yang memungkinkan penumpang memasuki tempat
duduk tanpa perlu membungkukkan badan. Selain high speed sub-sonic,
N2130 juga sangat efisien bahan bakar karena mempergunakan winglet,
jauh sebelum winglet dipergunakan di beberapa pesawat generasi masa
kini.
Saya juga pernah menguji coba simulator N250 yang masih prototipe pertama.................
N2130 narrow body jet engine dan N250 twin turboprop, keduanya sangat handal dan canggih kala itu.........bahkan hingga kini.
Lamunan
saya ini, berkecamuk di dalam kepala manakala pak Habibie bercerita
soal N250, saya memiliki kekecewaan yang yang sama dengan beliau,
seandainya N2130 benar-benar lahir.............kita tak perlu
susah-susah membeli B737 atau Airbus 320.
***
Pak Habibie melanjutkan pembicaraannya....................
“Hal
yang sama terjadi pada prototipe pesawat jet twin engines narrow body,
itu saya tunjuk Ilham sebagai Kepala Proyek N2130. Ia bukan karena
anak Habibie, tapi Ilham ini memang sekolah khusus mengenai
manufakturing pesawat terbang, kalau saya sebenarnya hanya ahli dalam
bidang metalurgi pesawat terbang. Kalau saja N2130 diteruskan, kita
semua tak perlu tergantung dari Boeing dan Airbus untuk membangun
jembatan udara di Indonesia”.
“Dik, dalam industri apapun kuncinya itu hanya satu QCD,
?
Q itu Quality, Dik, anda harus buat segala sesuatunya berkualitas
tinggi dan konsisten? C itu Cost, Dik, tekan harga serendah mungkin agar
mampu bersaing dengan produsen sejenis? D itu Delivery, biasakan semua
produksi dan outcome berkualitas tinggi dengan biaya paling efisien
dan disampaikan tepat waktu!Itu saja!”
Pak Habibie melanjutkan penjelasan tentang QCD sbb:
“Kalau
saya upamakan, Q itu nilainya 1, C nilainya juga 1 lantas D nilainya 1
pula, jika dijumlah maka menjadi 3. Tapi cara kerja QCD tidak begitu
Dik.............organisasi itu bekerja saling sinergi sehingga yang
namanya QCD itu bisa menjadi 300 atau 3000 atau bahkan 30.000 sangat
tergantung bagaimana anda semua mengerjakannya, bekerjanya harus pakai
hati Dik..................”
Tiba-tiba, pak Habibie seperti merenung sejenak mengingat-ingat sesuatu ...........................
“Dik,
..........saya ini memulai segala sesuatunya dari bawah, sampai saya
ditunjuk menjadi Wakil Dirut perusahaan terkemuka di Jerman dan akhirnya
menjadi Presiden RI, itu semua bukan kejadian tiba-tiba. Selama 48
tahun saya tidak pernah dipisahkan dengan Ainun, ...........ibu Ainun
istri saya. Ia ikuti kemana saja saya pergi dengan penuh kasih sayang
dan rasa sabar. Dik, kalian barangkali sudah biasa hidup terpisah dengan
istri, you pergi dinas dan istri di rumah, tapi tidak dengan saya.
Gini ya............saya mau kasih informasi........... Saya ini baru
tahu bahwa ibu Ainun mengidap kanker hanya 3 hari sebelumnya, tak
pernah ada tanda-tanda dan tak pernah ada keluhan keluar dari
ibu........................”
Pak Habibie menghela nafas
panjang dan tampak sekali ia sangat emosional serta mengalami luka hati
yang mendalam.............................seisi ruangan hening dan
turut serta larut dalam emosi kepedihan pak Habibie, apalagi aku tanpa
terasa air mata mulai menggenang.
Dengan suara bergetar dan setengah terisak pak Habibie melanjutkan........................
“Dik,
kalian tau.................2 minggu setelah ditinggalkan
ibu............suatu hari, saya pakai piyama tanpa alas kaki dan
berjalan mondar-mandir di ruang keluarga sendirian sambil
memanggil-manggil nama ibu......... Ainun......... Ainun
................. Ainun ..............saya mencari ibu di semua sudut
rumah.
Para dokter yang melihat perkembangan saya
sepeninggal ibu berpendapat ‘Habibie bisa mati dalam waktu 3 bulan jika
terus begini..............’ mereka bilang ‘Kita (para dokter) harus
tolong Habibie’.
Para Dokter dari Jerman dan Indonesia berkumpul lalu saya diberinya 3 pilihan;
1.
Pertama, saya harus dirawat, diberi obat khusus sampai saya dapat
mandiri meneruskan hidup. Artinya saya ini gila dan harus dirawat di
Rumah Sakit Jiwa!2. Opsi kedua, para dokter akan mengunjungi saya di
rumah, saya harus berkonsultasi terus-menerus dengan mereka dan saya
harus mengkonsumsi obat khusus. Sama saja, artinya saya sudah gila dan
harus diawasi terus...............3. Opsi ketiga, saya disuruh mereka
untuk menuliskan apa saja mengenai Ainun, anggaplah saya bercerita
dengan Ainun seolah ibu masih hidup.
Saya pilih opsi yang ketiga............................”
Tiba-tiba,
pak Habibie seperti teringat sesuatu (kita yang biasa mendengarkan
beliau juga pasti maklum bahwa gaya bicara pak Habibie seperti meloncat
kesana-kemari dan kadang terputus karena proses berpikir beliau
sepertinya lebih cepat dibandingkan kecepatan berbicara dalam
menyampaikan sesuatu) ...................... ia melanjutkan
pembicaraannya;
“Dik, hari ini persis 600 hari saya
ditinggal Ainun..............dan hari ini persis 597 hari Garuda
Indonesia menjemput dan memulangkan ibu Ainun dari Jerman ke tanah air
Indonesia.............
Saya tidak mau menyampaikan ucapan
terima kasih melalui surat............. saya menunggu hari baik,
berminggu-minggu dan berbulan-bulan untuk mencari momen yang tepat guna
menyampaikan isi hati saya. Hari ini didampingi anak saya Ilham dan
keponakan saya, Adri maka saya, Habibie atas nama seluruh keluarga besar
Habibie mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, kalian, Garuda
Indonesia telah mengirimkan sebuah Boeing B747-400 untuk menjemput kami
di Jerman dan memulangkan ibu Ainun ke tanah air bahkan memakamkannya
di Taman Makam Pahlawan. Sungguh suatu kehormatan besar bagi kami
sekeluarga. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan
Garuda Indonesia”
Seluruh hadirin terhenyak dan saya tak kuasa lagi membendung air mata..............................
Setelah jeda beberapa waktu, pak Habibie melanjutkan pembicaraannya;
“Dik,
sebegitu banyak ungkapan isi hati kepada Ainun, lalu beberapa kerabat
menyarankan agar semua tulisan saya dibukukan saja, dan saya
menyetujui.....................
Buku itu sebenarnya
bercerita tentang jalinan kasih antara dua anak manusia. Tak ada unsur
kesukuan, agama, atau ras tertentu. Isi buku ini sangat universal,
dengan muatan budaya nasional Indonesia. Sekarang buku ini atas
permintaan banyak orang telah diterjemahkan ke beberapa bahasa, antara
lain Inggris, Arab, Jepang..... (saya lupa persisnya, namun pak Habibie
menyebut 4 atau 5 bahasa asing).Sayangnya buku ini hanya dijual di satu
toko buku (pak Habibie menyebut nama satu toko buku besar), sudah
dicetak 75.000 eksemplar dan langsung habis. Banyak orang yang ingin
membaca buku ini tapi tak tahu dimana belinya. Beberapa orang di daerah
di luar kota besar di Indonesia juga mengeluhkan dimana bisa beli buku
ini di kota mereka.
Dik, asal you tahu............semua
uang hasil penjualan buku ini tak satu rupiahpun untuk memperkaya
Habibie atau keluarga Habibie. Semua uang hasil penjualan buku ini
dimasukkan ke rekening Yayasan yang dibentuk oleh saya dan ibu Ainun
untuk menyantuni orang cacat, salah satunya adalah para penyandang tuna
netra. Kasihan mereka ini sesungguhnya bisa bekerja dengan nyaman jika
bisa melihat.
Saya berikan diskon 30% bagi pembeli buku
yang jumlah besar bahkan saya tambahkan lagi diskon 10% bagi mereka
karena saya tahu, mereka membeli banyak buku pasti untuk dijual kembali
ke yang lain.
Sekali lagi, buku ini kisah kasih universal
anak manusia dari sejak tidak punya apa-apa sampai menjadi Presiden
Republik Indonesia dan Ibu Negara. Isinya sangat
inspiratif...................”
(pada kesempatan ini pak
Habibie meminta sesuatu dari Garuda Indonesia namun tidak saya tuliskan
di sini mengingat hal ini masalah kedinasan).
Saya
menuliskan kembali pertemuan pak BJ Habibie dengan jajaran Garuda
Indonesia karena banyak kisah inspiratif dari obrolan tersebut yang
barangkali berguna bagi siapapun yang tidak sempat menghadiri pertemuan
tsb. Sekaligus mohon maaf jika ada kekurangan penulisan disana-sini
karena tulisan ini disusun berdasarkan ingatan tanpa catatan maupun
rekaman apapun.
Jakarta, 12 Januari 2012
Salam,
Capt. Novianto Herupratomo
Sumber : kaskus
Sabtu, 21 Januari 2012
KETIKA AKU SUDAH TUA
Ketika aku sudah tua, bukan lagi aku yang semula.
Mengertilah, bersabarlah sedikit terhadap aku......
Ketika pakaianku terciprat sup, ketika aku lupa bagaimana mengikat sepatu,
ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarmu.
Ketika aku berulang-ulang berkata-kata tentang sesuatu yang telah
bosan kau dengar, bersabarlah mendengarkan, jangan memutus pembicaraanku.
Ketika kau kecil, aku selalu harus mengulang cerita yang telah
beribu-ribu kali kuceritakan agar kau tidur.
Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanku, jangan marah padaku.
Ingatkah sewaktu kecil aku harus memakai segala cara untuk membujukmu
mandi?
Ketika aku tak paham sedikitpun tentang tehnologi dan hal-hal baru,
jangan mengejekku.
Pikirkan bagaimana dahulu aku begitu sabar menjawab setiap "mengapa"
darimu.
Ketika aku tak dapat berjalan, ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk
memapahku.
Seperti aku memapahmu saat kau belajar berjalan waktu masih kecil.
Ketika aku seketika melupakan pembicaraan kita, berilah aku waktu untuk mengingat.
Sebenarnya bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau
di samping mendengarkan, aku sudah sangat puas.
Ketika kau memandang aku yang mulai menua, janganlah berduka.
Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku menghadapimu ketika kamu
mulai belajar menjalani kehidupan.
Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini,
sekarang temani aku menjalankan sisa hidupku.
Beri aku cintamu dan kesabaran, aku akan memberikan senyum penuh
rasa syukur, dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak terhingga
untukmu.
Pesan:
Hormati Ayah dan Ibumu sebelum mereka meninggalkan anda dengan kedukaan yang mendalam.
Sebuah
tulisan sederhana dari seorang ayah sekedar nasehat buat anak tercinta
agar tetap menerimanya dalam kondisi apaun seperti dia menerima anaknya
dalam kondisi bagaimanapun..
semoga menginspirasi kalian semua,,
SHARE :http://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=2421836277647&id=1603675447¬if_t=feed_comment
FAKTA TENTANG PLUTONIUM
- Apa itu plutonium?
Plutonium merupakan logam berat
dengan nomor atom 94 dan densitas dua kali lipat dari timbal. Secara
alami plutonium sangat jarang dijumpai di kerak bumi. Di samping itu,
di alam bisa ditemukan plutonium yang berasal dari sisa-sisa jatuhan (fallout) uji coba senjata nuklir yang berlangsung sekitar tahun 1950-60an.
Sebagian
besar plutonium dihasilkan dari reaktor nuklir. Terdapat 15 jenis
isotop plutonium dan semuanya bersifat radioaktif. Plutonium pertama
kali "diketemukan" pada tahun 1941 oleh Glenn Seaborg (kimiawan nuklir
Amerika, keturunan Swedia) sebagai bagian dari Manhattan Project.
Plutonium
dihasilkan dari reaksi tangkapan neutron yang terjadi pada U-238. Dari
reaksi yang terjadi di reaktor nuklir terdapat 5 isotop plutonium yang
dominan, yaitu Pu-238, Pu-239, Pu-240, Pu-241 dan Pu-242. Dari kelima
isotop tersebut, Pu-239 dan Pu-241 bersifat fissionable (dapat membelah
apabila bereaksi dengan neutron).
Sifat dari kelima isotop plutonium tersebut adalah sebagai berikut:
(bagaimana sih cara mudah buat tabel di FB?)
(a) Isotop (b) Umur paro (tahun) (c) Aktivitas spesifik (Ci/g) (d) Jenis radiasi (e) Energi radiasi (MeV)
Pu-238 88 17 alfa 5,5
Pu-239 24.000 0,063 alfa 5,1
Pu-240 6.500 0,23 alfa 5,2
Pu-241 14 100 beta 0,0052
Pu-242 380.000 0,004 alfa 4,9
Catatan:
Ci/g = Curie per gram.
1 Ci = 3,7.10^10 disintegrasi per detik.
- Berapa banyak plutonium yang dihasilkan di reaktor nuklir?
Banyaknya
plutonium yang dihasilkan di reaktor nuklir tergantung dari komposisi
awal bahan bakar yang digunakan dan sejarah pengoperasian reaktor. Perlu
diingat bahwa meskipun plutonium diproduksi di reaktor nuklir, dia juga
bereaksi dengan neutron baik itu melalui reaksi tangkapan maupun reaksi
fisi. Secara umum untuk bahan bakar yang diganti setiap 3 tahun sekali,
sekitar separo dari Pu-239 telah "terbakar" dan menyumbang sekitar
sepertiga dari total energi yang dibangkitkan. Ketika bahan bakar
dikeluarkan dari reaktor untuk disimpan di kolam bahan bakar bekas (spent fuel pool), kandungan plutonium sekitar 1% dari berat total bahan bakar bekas.
- Apa yang dimaksud dengan MOX?
Bahan bakar bekas dari reaktor dapat didaur ulang. Di pabrik pemrosesan ulang (reprocessing plant),
uranium dan plutonium dipisahkan dari limbah yang lain. Sekitar 65%
dari plutonium yang terdapat di bahan bakar bekas dapat dimanfaatkan
kembali untuk menjadi bahan bakar. Plutonium kemudian dicampurkan dengan
uranium menjadi bahan bakar MOX (Mixed OXide). Biasanya terdapat
sekitar 5% plutonium di dalam bahan bakar MOX, dengan komposisi 55-70%
Pu-239 dan lebih dari 19% Pu-240. Dari sisi pengoperasian reaktor, kadar
plutonium di bawah 50% pada bahan bakar MOX tidak mengubah
karakteristik reaktor secara signifikan. Saat ini sekitar 40 PLTN di
Eropa (Perancis, Jerman, Swiss dan Belgia) serta 10 PLTN di Jepang
(termasuk Fukushima Daiichi Unit 3) menggunakan MOX.
- Apakah plutonium berbahaya bagi tubuh?
Plutonium
merupakan pemancar alfa (khusus untuk Pu-241 pemancar beta, namun anak
luruhannya adalah Am-241 yang memancarkan alfa berumur paro 430 tahun).
Karena jangkauan alfa dan beta pendek, maka plutonium bukan merupakan
ancaman bahaya apabila berada di luar tubuh. Dengan demikian, plutonium
akan memberikan ancaman bahaya apabila masuk ke dalam tubuh, namun efek yang dihasilkan tergantung dari bagaimana plutonium masuk ke tubuh.
Ada 3 cara plutonium masuk ke tubuh:
1. lewat jalur makanan
2. lewat jalur pernafasan
3. lewat luka
Jika
plutonium masuk lewat jalur makanan (atau minuman), sebagian besar
plutonium akan dikeluarkan dari tubuh melalui tinja dan hanya sekitar
0,05% yang diserap oleh saluran pencernaan.
Plutonium tidak mudah
mengalami migrasi di rantai makanan. Tanaman akan menyerap seperseribu
bagian dari plutonium yang terdeposit di tanah. Binatang (misalnya sapi)
akan menyerap hanya seperseribu bagian dari plutonium yang berada di
tanaman. Selanjutnya manusia (yang makan daging sapi) akan menyerap
hanya seperseribu bagian dari radioaktif di daging sapi. Dengan demikian
hanya sepermilyar bagian dari radioaktivitas di tanah yang akan
terserap oleh tubuh manusia melalui jalur makanan.
Jika
plutonium masuk lewat jalur pernafasan, sekitar 20 sampai 60% akan
tertinggal di paru-paru (tergantung dari ukuran partikel plutonium yang
masuk) dan sisanya akan keluar dari tubuh dalam waktu beberapa hari.
Dari yang tertinggal di paru-paru, sekitar separo bagian akan lepas dari
paru-paru setiap tahunnya, sebagian keluar dari tubuh, sebagian akan
terkumpul di kelenjar limfa dan sebagian kecil akan terdeposit di organ
lain seperti tulang.
Jika plutonium masuk lewat luka, maka plutonium dapat berpindah langsung ke organ tubuh seperti tulang dan hati.
Karena
plutonium merupakan pemancar alfa, maka efek yang ditimbulkan juga akan
sama seperti isotop-isotop lain pemancar alfa. Meskipun demikian
plutonium tidak lebih berbahaya daripada radioisotop dengan umur paro
pendek seperti radon maupun anak peluruhannya.
- Apa pengaruhnya terhadap kesehatan jika plutonium masuk ke tubuh?
Seperti
telah dijelaskan di atas, potensi bahaya akan ditimbulkan apabila
plutonium masuk ke tubuh melalui jalur pernafasan, sehingga plutonium
akan terdeposit di paru-paru, kelenjar limfa, hati dan tulang.
Studi di laboratorium menggunakan binatang eksperimen menunjukkan bahwa paparan radiasi TINGKAT TINGGI dari plutonium dapat menyebabkan penyakit saluran pernafasan dan kanker.
Akan
tetapi pengamatan terhadap binatang eksperimen ini belum diperkuat
dengan penyelidikan epidemis pada manusia yang terpapar pada dosis
rendah.
- Di sekitar PLTN Fukushima telah diketemukan plutonium, apakah ini artinya plutonium akan menyebar sampai ke Indonesia?
Berbeda
dengan I-131 dan Cs-137 yang berupa gas dan partikulat, plutonium
adalah logam berat. Dengan demikian plutonium lebih susah untuk menyebar
sampai jauh, baik itu melalui udara maupun air. Terlebih lagi jika
mengingat di Fukushima tidak terjadi ledakan nuklir yang menyebabkan
bahan bakar terhambur ke atmosfer. Oleh karena itu, penyebaran plutonium
sampai ke Indonesia sangat kecil kemungkinannya.
Pengukuran
terhadap kadar plutonium di Fukushima menunjukkan bahwa kadarnya masih
setara dengan fallout plutonium dari uji coba senjata nuklir sehingga tidak membahayakan tubuh.
KETIKA AKU TERJUN BEBAS
Saat aku merasa sudah tidak sanggup memikul beban hidupku yang begitu berat,
aku mengakhiri hidupku dgn melompat dari sebuah gedung Lt. 11
Kulihat pasangan yang terkenal sangat harmonis dan saling mencintai
di lantai 10 sedang bertengkar dan saling memukul satu sama lain.
Kulihat Har sulis yang biasanya kuat dan tabah sedang menangis di lt.9
Di lt.8 M. Fardhan memergoki tunangannya sedang bercinta dengan sahabatnya.
Di lt.7 Parjan sedang minum obat anti depresi.
Di lt.6 Papang yang pengangguran terus membeli 7 koran untuk mencari lowongan kerja tiap hari
Di lt.5 m. djunaid yang sangat dihormati publik sedang mencoba baju dalam istrinya
Di lt.4 lizam bertengkar lagi dengan pacarnya.
Di lt.3 pak tua sedang mengharapkan seseorang datang mengunjunginya
Di lt.2 mak kost sdg memandangi foto suaminya yg sudah meninggal 6 bulan lalu
Sebelum aku melompat dari gedung, kupikir aku orang yang paling malang
Skrg aku sadar bahwa setiap orang punya masalah dan kekuatirannya sendiri
Setelah kulihat semuanya itu, aku tersadar bhw ternyata keadaanku sebenarnya tdk begitu buruk.. :'(
Semua orang yang kulihat tadi skrg sedang melihat aku… terkapar meregang nyawa... O:)
Kurasa setelah mereka melihat kondisiku skrg, mereka akan berpikir bhw sebenarnya keadaan mereka tdk terlalu buruk.
“Be grateful for whoever you are….coz if u compare it to others, u’ll be suprised of their secret life “
“Bersyukurlah
atas dirimu apa adanya… karena bila kamu membandingkan dgn orang
lain, kamu akan “terkejut” dengan rahasia hidup mereka” Dan..
Cintailah
dirimu, walaupun seberapa berat masalah yang menimpamu. Anda tetaplah
berharga di mata Tuhan. dan Anda bisa menjadi alat yang dipakai-Nya,
untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Anda bisa menjadi sumber
inspirasi bagi mereka yang membutuhkannya.
adaptasi dari : Life is Wonderful
Sabtu, 14 Januari 2012
Buat KAMU Masa Laluku
BUAT KAMU MASA LALUKU
Buat kamu cewek berambut hitam panjang. Semoga kamu mau menerima kenyataan bahwa inilah yang dinamakan bukan jodoh, ya bukan jodoh mungkin kasih sayang kita tak tertulis dalam buku jodoh tebal dilangit tinggi sana. Kita harus sadar, kta harus sabar, kita harus ihkhlas, dan tentunya kita harus menerima kenyataan bahwa buku tebal itu tak menuliskan nama kita berdua untuk bersama dalam suka dan duka, bersama dalam tangis dan tawa, bersama dalam susah dan senang.
Pergilah bersama dengan lelaki pilihan ibumu dan tinggalkanlah aku lelaki yang "hanya" mencintaimu. Ku tahu ini memang berat (mungkin lebih berat daripada mengangkat 100kg singkong). Tapi coba pikirkan, kamu ga mau kan disebut anak durhaka, kamu juga ga mau kan melihat ibumu kecewa. Kamu juga harus inget lo surga itu ditelapak kaki ibu (tapi aku juga belum tahu dibawah telapak kaki ibumu masih ada surga atau tidak :)..). dan perlu kamu ingat pasti selalu ada dua sisi yang bersebrangan dalam hidup ini. Disatu sisi kau bersedih dengan kenyataan ini tapi lihatlah disisi sana keluargamu pasti tersenyum melihat kau bersama jendral itu (mungkin ayahmu tidak begitu).
Kumohon kau jangan mengikutiku lagi.
Kamu nggak maukan kepanasan atau kehujanan saat kau berboncengan dengan motor buntutku (Kehabisan bensin, ban kempes, mogok dijalan juga mungkin akan sering engkau rasakan). Aku percaya, kau akan merasa nyaman didalam mobil mewahnya tanpa harus merasa panas saat kemarau dan tak basah dimusim hujan. Kamu nggak mau kan tinggal dirumah sangat sederhana sekali miliku yang terkadang bocor, banyak nyamuk, sumpek. Aku yakin, kau akan kerasan tinggal dirumah megah miliknya. Kamu juga ga mau kan tiap hari makan daun singkong, tempe dan ikan asin??? Kamu juga pasti pengen sering pergi kesalon, makan malam dikafe, atau shooping diluar negeri kan???
Bila kamu ingat masa-masa kini, kamu masih bisa kok menelponku (tapi kamu yang telpon coz aku pasti g punya pulsa buat menelponmu) atau kamu boleh kok mengundangku untuk sekedar makan bareng seperti yang sering kita lakukan, Kamu masih bisa kok boncengan ma aku ketempat kerjamu tapi tolong isiin bensinnya ya. Kamu juga masih bisa main kerumah sederhanaku, kita bisa kok chatingan, masih bisa reTweetan, masih bisa coment2an, dan masih bisa apapun yang kamu mau. Asal kamu masih menganggapku teman (hanya teman) aku pasti selalu ada untukmu. Tolong bilangin juga sama ayahmu kalo pengin maen catur bareng aku lagi, jangan sungkan buat hubungi aku (pastinya aku bakal datang, bukan cuman ngeladenin ayahmu maen catur tapi mungkin pengen liat juga kebahagiaanmu saat nanti).
Pergilah..
Pergilah dan hiduplah bersamanya. Hapus air matamu, kelak kau akan lupa dengan yang terjadi hari ini (24 Julii 2011). Kelak pasti kau akan bahagia jauh lebih bahagia dari kemarin. Acuhkan dan tinggalkan aku disini, ditempat ini.sendiri....
Sahabat...
Sahabat…
Bisakah kau katakan secantik apa rembulan bila kau belum pernah ada di sana?
Bisakah kau rasakan selembut apa awan bila kau belum pernah menyentuhnya?
Darimana kau tahu sepahit apa sebuah rasa bila kau belum pernah mengecapnya?
Cukupkah hanya dengan menatapnya dari jauh?
Cukupkah hanya dengan menilai tanpa tahu?
Sebagaimana hati seseorang…
Bisakah kita menilainya bila menjenguk kedasarnya saja kita tak mampu?
Pantaskah kita menghakimi hidup seseorang bila hidup seperti apa yang dia rasakan saja kita tak tahu?
Setiap manusia punya skenario kehidupannya sendiri..
Dan mempunyai caranya sendiri untuk berperan di dalam sketsa kehidupan
Hanya ada satu sutradara…yaitu Tuhan
Dan hanya Dia yang berhak menilai dan menghakimi…
Jadi janganlah kita menjadi mereka yang merasa berhak menghakimi orang lain
Belum tentu dia yang kita hakimi lebih buruk dari yang kita lihat…
Dan belum tentu kita lebih baik dari dia…
Cermin hanya dapat menampilkan bayangan…
Cermin bahkan tak bisa melihat dirinya sendiri…
Lilin hanya mampu menyinari sekelilingnya…
Lilin bahkan tak mampu menyelamatkan dirinya sendiri dan terbakar…
Dan kita hanya dapat melihat apa yang terlihat mata…
Hanya dapat mendengar apa yang bisa terdengar oleh telinga…
Hanya mampu merasa apa yang terkecap di bibir…
Tapi hati adalah rahasia…
Bisakah kau ukur tingginya langit hanya dengan berandai memiliki dua sayap?
Bisakah kau hitung banyaknya bintang di langit hanya dengan dua tanganmu?
Apakah bila seseorang menangis kepadamu dan kau dapat mengartikannya tidak bersyukur?
Dan bila seseorang membagi lukanya dan kau nyatakan dia sebagai orang yang lemah?
Tuhan memberi manusia air mata dan hati bukan tanpa maksud
Menangis tidak selalu menjadi kelemahan…
Berbagi luka tidak selalu menjadi keluh kesah…
Semua tak bisa hanya kau lihat dengan cermin dirimu…
Terkadang kebenaran seseorang bukannya dalam apa yang dia ungkapkan kepadamu…
Namun mungkin justru dalam segala yang tak sanggup ia ungkapkan kepadamu…
Bila kau benar-benar ingin memahami seseorang…
Jangan hanya mendengarkan apa yang dia katakan, tapi apa yang tidak terkatakan…
Jangan hanya melihat apa yang dia perlihatkan, tapi apa yang tak terlihat…
Jangan hanya menilai rasa apa yang dia tunjukkan, tapi apa yang tak terasa…
Sanggupkah engkau?
Bila tidak…
Janganlah menjadi hakim dari hidup orang lain…
Sahabat…
Semoga engkau dan aku diberi ketenangan untuk menerima apa yang tak dapat dirubah…
Memiliki keberanian untuk merubah segala yang dapat dirubah…
Dan semoga engkau dan aku memiliki kebijaksanaan untuk mengetahui perbedaannya…
Langganan:
Postingan (Atom)





